Skip to main content

Category : Tag: Inspektorat


Lagi..! 76 ASN Pemkab Bojonegoro Pensiun

76 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun untuk periode Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober, 1 November, dan 1 Desember 2026. Kegiatan tersebut digelar Rabu (23/9/2026) di Pendopo Malowopati, kompleks kantor Pemkab Bojonegoro.

30 Pejabat Pemkab Bojonegoro Selesaikan Diklatpim Administrator 2026

Kurang lebih 30 pejabat administrator atau eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III yang diselenggarakan di Ruang Angling dharma lt.2 Pemkab Bojonegoro, Jumat (11/09/2026).

ASN/PNS Kabupaten Bojonegoro

113 PNS Pemkab Bojonegoro Terima SK Pensiun

Ada 113 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima SK pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Juli hingga 1 September 2026. Penyerahan SK pensiun digelar di ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (30/6/2026).

Rahmat Junaidi

Terima Penghargaan ASN Inspiratif dari BKN, Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) ke-78 tahun 2026 menjadi panggung apresiasi bagi para ASN di seluruh Indonesia. Patut berbangga, ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Inspektur Pembantu (Irban) Pencegahan Tipikor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro Rahmat Junaidi berhasil mendapat penghargaan sebagai ASN inspiratif dan berintegritas yang telah berdedikasi selama tiga dekade.

Belasan Desa Dilaporkan ke Kejari Bojonegoro Soal Proyek BKKD 2025

Program pembangunan infrastruktur desa melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Kabupaten Bojonegoro tengah menjadi sorotan. Setidaknya, belasan laporan dugaan penyimpangan proyek mulai berdatangan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.

Keresahan Kades di Bojonegoro Kelola BKKD 2025, Khawatir Terjerat Hukum

Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengalokasikan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) untuk pembangunan infrastruktur desa dengan nilai mencapai sekitar Rp757 miliar. Anggaran jumbo ini, diperuntukkan bagi peningkatan sarana dan prasarana di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro.