Kemenag Gelar Bimbingan Perkawinan di Kampus Ungu
Selama dua hari, mulai Jumat (10/10/2019) hingga Sabtu (11/10/2019), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menggelar acara di Kampus Ungu STIKes ICsada Bojonegoro.
Selama dua hari, mulai Jumat (10/10/2019) hingga Sabtu (11/10/2019), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menggelar acara di Kampus Ungu STIKes ICsada Bojonegoro.
Moment libur tentu adalah saat dimana kita menikmati waktu santai, bisa bersama kawan ataupun keluarga.
Rabu (18/9/2019) siang, Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Timur melakukan rekonsiliasi terhadap Pemkab Bojonegoro dan pelapor terkait dugaan maladministrasi proses perizinan pasar Desa Ngampel, Kecamatan Kapas yang hingga kini belum ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nya.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kanor bersama panitia Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Angkatan ke-16.
Usai belajar membatik, 4 negara, yakni Bulgaria, Polandia, Thailand dan Mexico mengunjungi destinasi Agro Wisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Selasa (16/7/2019).
Sejumlah turis dari 4 negara yang datang ke Agrowisata Kebun Belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, langsung memborong belimbing yang dijual di area wisata tersebut. Pasalnya, belimbing yang dijual harganya murah dan kualitas buahnya juga manis.
Pesta demokrasi tahun 2019 di Indonesia telah terlaksana dengan hiruk-pikuk atribut, terutama Alat Peraga Kampanye (APK) dari banner.
Tidak terbayang oleh Imam Maliki (51) warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, kebun blimbing miliknya begitu ramai sekarang. Bahkan, disaat air Bengawan Solo meluap, pengunjung tetap semarak.
Hari Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang juga merupakan hari libur Nasional yang jatuh pada hari ini, Kamis (7/3/2019).
Seluas 100 hektar area persawahan milik petani Desa Simbatan, Kecamatan Kanor dini hari telah di terendam oleh banjir. Melihat tanaman padi mereka yang telah di kepung oleh banjir, para petani Simbatan memilih untuk memanen lebih awal, meskipun bisa tanaman padi belum cukup umur.