Nikmatnya Es Cincau Hijau untuk Berbuka
Setelah menahan lapar, dahaga, dan nafsu selama terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, tentu mengidamkan menu berbuka puasa yang nikmat dan lezat.
Setelah menahan lapar, dahaga, dan nafsu selama terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, tentu mengidamkan menu berbuka puasa yang nikmat dan lezat.
Untuk menyambut Bulan Suci Ramadan 1439 H, Karang Taruna Damarwulan, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) tingkat Sekolah Dasar (SD) Sederajat, bertempat di Balai Desa Sumuragung, Selasa (15/5/3018).
aas menimpa Aris Cahyono bin Sutikno (30) warga Desa Banjarejo RT.13/RW.03 Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Korban tenggelam di Bengawan Solo saat memancing bersama temannya pagi tadi.
Suasana yang panas di siang hari, paling nikmat minum yang segar-segar. Salah satunya dengan meneguk es cincau yang ada di barat gapura Kantor Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Cukup merogoh kocek Rp2000 saja, sudah bisa menikmati segelas es cincau segar di tempat tersebut maupun dibungkus.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi hari libur sekokah lantaran ada ujuan nasional, salah satunya adalah dengan memancing.
Momentum Hardiknas ini hendaklah dijadikan pendekatan antara anak dan orangtua agar tercipta kesinambungan suasana belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan karakter anak. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Hanafi.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan masih menyelidiki kasus ambruknya jembatan Widang-Babat pada Selasa (17/4/2018) lalu. Polda Jatim belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Bijaklah saat menggunakan media sosial, khususnya dalam membuat status maupun berkomentar di media sosial, salah satunya Facebook (FB). Pasalnya, dengan menyinggung perorangan serta menyinggung terkait profesi, pasti nanti bisa berurusan dengan berwajib
Ada orang yang merasa jatuh cinta hanya dalam waktu sekejap. Tapi, ada juga yang butuh waktu lama untuk menyadarinya. Lantas, berapa lamakah waktu yang benar-benar kita butuhkan untuk jatuh cinta?
Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya.