Senyum Bahaga Warga Dapat Kiriman Air dari Anggota DPRD Jatim Budiono
Kemarau panjang dan bencana kekeringan yang melanda banyak desa di Kabupaten Bojonegoro mengetuk rasa empati anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Budiono, S.Sos., M.A.P.
Kemarau panjang dan bencana kekeringan yang melanda banyak desa di Kabupaten Bojonegoro mengetuk rasa empati anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Budiono, S.Sos., M.A.P.
Sebanyak 626 tangki atau setara 3.130.000 liter air bersih telah disalurkan BPBD Kabupaten Bojonegoro kepada warga yang terdampak kekeringan. Hingga 24 September 2026, bantuan tersebut telah menjangkau 74 desa di 19 kecamatan, meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang hanya mencakup 14 desa di 13 kecamatan.
Krisis air bersih akibat musim kemarau terus meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat setidaknya ada 62 desa yang tersebar di 18 kecamatan mengalami krisis air bersih dan kondisi tersebut masih berpotensi meluas. Sebab, musim kemarau diprediksi masih berlangsung hingga Desember 2026, bahkan berpotensi sampai Januari 2027.
Pernah nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, “Loh, ini aku banget?” Awalnya mungkin cuma penasaran. Namun, setelah videonya selesai, tiba-tiba muncul pikiran, “Jangan-jangan aku juga mengalami kondisi ini?”
Krisis air bersih akibat musim kemarau terus meluas di Kabupaten Bojonegoro. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat sebanyak 62 desa yang tersebar di 18 kecamatan mengalami krisis air bersih.
Ancaman krisis air bersih di tengah musim kemarau mendorong penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Abidin Fikri, turut mendorong agar kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan tetap terpenuhi.
Duka menyelimuti rumah Almarhum Supangat, provost Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Supangat, kader terbaik Jombang wafat pada Senin (31/8/2026). Supangat lahir Jombang 10 Februari 1975, meninggal dunia pada usia 51 tahun.
Dalam kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan ideal. Terkadang muncul konflik, pembangkangan, pengabaian kewajiban, atau tindakan yang merusak keharmonisan. Dalam fikih, ketidaktaatan istri kepada suami ini disebut nusyuz. Pun juga demikian dalam berorganisasi, termasuk dalam ber Nahdlatul Ulama (NU). Sebab secara sederhana diantara rumah tangga dan organisasi ada kesamaan, yaitu ada imam (pemimpin) dan juga ada rakyat. Dalam hal rumah tangga suami adalah pemimpin dan berorganisasi Rais Amm dan Ketua umum adalah pemimpin jam'iyah Nahdlatul Ulama'.
Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi ditutup dengan sukses besar. Muktamar tersebut memilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftah) sebagai Rais Aam PBNU. Keduanya mengemban amanah dengan Masa Khidmah 2026–2031.
Disela-sela prosesi penutupan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 di Halaman Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU).