#blokBojonegoroTV
Api Porprov dari Bojonegoro ke Tuban
Api abadi yang akan digunakan untuk upacara pembukaan pekan olahraga provinsi (porprov) VI Jawa Timur 6 Juli besok masuk Kabupaten Tuban.
Api abadi yang akan digunakan untuk upacara pembukaan pekan olahraga provinsi (porprov) VI Jawa Timur 6 Juli besok masuk Kabupaten Tuban.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto menerima atlet rombongan kirab api Porprov Jatim Ke-VI yang diambil dari wisata Khayangan Api, yang terletak di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (1/7/2019) petang.
Prosesi pengambilan api porprov diawali dengan ritual mengitari api abadi Khayangan Api, yang diikuti Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Pengurus Besar Porprov Jatim 2019 dan Ketua KONI Bojonegoro, Camat Ngasem dan Kepala Desa Sendangharjo. Sementara, pengambilan api abadi dari lokasi api abadi Khayangan Api dilaksanakan oleh Mbah Juli, selaku juru kunci Khayangan Api, yang selanjutnya obor api tersebut diserahkan kepada Pengurus Besar Porprov Jatim 2019, M Nabil.
HUT Bhayangkara, Polres Syukuran di Kahyangan Api
Memiliki sumber api abadi, yakni Khayangan Api, menjadi kebanggan tersendiri di Kabupaten Bojonegoro. Terlebih, pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019, api yang digunakan diambil dari Khayangan Api.
Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) menyambut datangnya api abadi yang dibawa oleh petugas. Prosesi arak-arakan api abadi ini sebagai salah satu rangkaian menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-341 tahun.
Pada prosesi pengambilan Api abadi di Kahyangan Api, turut hadir langsung Kapolres Bojonegoro, yang ikut mulai dari pintu Kahyangan api hingga memutari area tempat pengambilan api.
Segala persiapan terus dilakukan jelang acara puncak Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-341, salah satunya seperti pengambilan api abadi di Khayangan Api yang barada di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem.
Tiga tahun perjuangan pembentukan dana abadi Bojonegoro kini kandas di tangan Pemprov Jatim. Sudah sejak empat tahun yang lalu Bojonegoro mulai mematangkan gagasan pembentukan dana abadi...apa semangat dan misinya?
Hingga kini Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, masih belum menerima data nama-nama siswa SMA sederajat di Bojonegoro penerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Padahal BPKAD sudah melayangkan surat pemberitahuan melalui camat untuk diteruskan ke masing-masing kepala desa.