Cabai rawit menjadi komoditas pasar yang selalu menjadi perbincangan banyak ibu rumah tangga dan para pedagang. Minggu lalu bumbu dapur satu ini sering mengalami kenaikan hingga 130 ribu, namun kini harganya menurun.
Harga komoditas jenis cabai di Wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai berangsur turun, setelah melambung tinggi di harga yang cukup fantastis yakni Rp130.000 per kilogram.
Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, membuat para petani cabai di Kabupaten Bojonegoro mengalami kerugian. Tanaman cabai merah besar, yang sudah memasuki masa panen tersebut, justru malah tidak bisa dipanen.
Musim panen kali ini bisa dikatakan panen yang tidak menyenangkan bagi para petani padi di Kabupaten Bojonegoro, lantaran harga gabah saat ini sedang anjlok. Akan tetapi hal berbeda dirasakan oleh petani melon di Bojonegoro. Pasalnya hasil panen mereka saat ini bisa dikatakan melimpah dengan harga yang lumayan bagus.
Perempuan yang terbaring di tempat tidurnya itu berusia lima puluh delapan tahun, wajahnya tidak pernah terlihat murung, walaupun tubuh tuanya sudah tampak lunglai. Mariati nampak ceria dan selalu tersenyum ketika ada tamu yang datang berkunjung ke rumahnya. Selama kurang lebih tiga tahun terakhir Mariati terkena stroke. Keseharian Mariati nyaris dihabiskan dengan berbaring di tempat tidur.
Mariati yang dahulu dikenal sebagai Bu Marem berjualan di warung kopi yang tak jauh letaknya dari salah satu perusahaan industri hulu migas, yakni Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. Warungnya kerap dipenuhi para pekerja yang menggunakan pakaian pelindung diri khas pekerja migas yang datang untuk sekedar menikmati secangkir kopi sambil ngobrol dengan teman-temannya di jam istirahat atau bahkan menikmati santap siang. Walaupun hanya warung sederhana, namun warung Bu Marem kerap dikunjungi karena menyajikan kebutuhan para pekerja migas di daerah Campurejo.
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas sekolah dasar di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (12/3/2021).
Akhir-akhir ini harga cabai di pasaran terbilang cukup mahal. Banyak kemungkinan yang menyebabkan harga cabai semakin merangkak naik hingga Rp 120 perkilogramnya.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro beberapa hari belakangan semakin meroket. Jika sebelumnya di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, kini tembus di angka Rp120 ribu per kilogram.
Anak adalah harapan bagi ibu, ayah, keluarga, sekolah, lingkungan, dan masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa. Upaya kesehatan tumbuh kembang anak adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial anak yang harus dipersiapkan sejak masa perkembangan anak dalam kandungan sampai dengan proses kelahiran anak, dimana 1000 hari pertama merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam periode emas ini, pengasuhan yang baik menjadi sangat diperlukan bagi proses tumbuh kembang anak menuju masa remaja dan dewasa. Pendidikan dan pengalaman pada usia dini anak akan menentukan temperamen anak yang merupakan cikal bakal pembentukan kepribadian anak saat dewasa. Setiap anak berhak untuk mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang baik dan benar dari ibu, ayah, dan anggota keluarganya, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus pun layak mendapatkan perhatian dari keluarga, dicintai, dilibatkan, dan selalu mendapatkan pujian saat anak berprestasi untuk berkembang menjadi pribadi yang tetap berkualitas dalam hidupnya sehingga meningkatkan keharmonisan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman.