Prestasi di ME Award 2018, Kado Termanis Milad ke-8 SDM 3 ICP
SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo berhasil meraih predikat *Excellent School* dalam ajang Muhammadiyah Education (ME) Awards 2018 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang.
SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo berhasil meraih predikat *Excellent School* dalam ajang Muhammadiyah Education (ME) Awards 2018 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang.
Gerakan Pramuka Saka Bhayangkara Polsek Bojonegoro Kota Menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dewan Saka Bhayangkara Angkatan I. Diklat ini digelar di Mapolsek Bojonegoro Kota Tanggal 04 – 05 Agustus 2018 dengan Diikuti Sejumlah 32 Anggota Calon Dewan Saka dari angkatan pertama yang terpilih.
Komunitas Perkutut Khayangan Bojonegoro, mengunjungi dan memberikan santunan bagi salah satu anak gizi buruk di Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Soni Dwi Oktavian pada Kamis (26/7/2018).
Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan buka bersama dan santunan anak yatim, Minggu (10/6/2018).
Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan Lomba Festival Anak Sholeh (FAS) 2018 di Masjid Sabilillah desa setempat, Minggu (3/6/2018).
Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.
Korp Alumni HMI (Kahmi) Bojoneggoro melakukan persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kesiapan itu ditunjukan dalam perkumpulan bersama Kahmi se Bojonegoro, Sabtu (21/4/2018) malam di Jalan Kolonel Sugiono.
orp Alumni HMI (Kahmi) Bojonegoro, berencana meningkatkan silaturahmi antar alumni. Untuk mewadahi hal itu akan diagendakan Kahmi Forever Jalan Sehat (KFJS) setiap minggu sekali, di Alun-alun Kota Bojonegoro.
Memperingati Diesnatalis ke 64, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bojonegoro menggelar Seminar Kebangsaan, Kamis (22/3/2018).
Fredy Siswanto atau lebih dikenal Fredy S lahir di Semarang, 5 Mei 1954 ia adalah penulis buku roman pinggiran yang dijual oleh pedagang kaki lima. Ia seorang novelis “kondang” pada masannya, ratusan novel Fredy berjaya pada dekade 80 hingga 90-an di Indonesia. Karyanya masih menjadi buruan kalangan muda sampai saat ini. Fredy S termasuk penulis yang produktif, telah lebih dari 300 judul ditulisnya.