Paket Wisata “Padangan Wonderful Bojonegoro” Resmi Diluncurkan Bupati Bojonegoro
Launching paket wisata Padangan Wonderful Bojonegoro oleh Bupati Wahono

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro resmi meluncurkan paket wisata “Padangan Wonderful Bojonegoro” di kawasan Waduk Sonorejo, Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (25/7/2026). 

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja] 

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata terpadu untuk meningkatkan daya saing destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan pembangunan pariwisata tidak hanya berfokus pada pengembangan destinasi, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan potensi alam, budaya, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi pengalaman wisata yang utuh.

“Pembangunan pariwisata pada hakikatnya bukan hanya membangun sebuah destinasi, melainkan membangun ekosistem yang menghubungkan kekayaan alam, budaya, masyarakat, dan pelaku usaha dalam satu rangkaian pengalaman wisata yang menarik,” ujar Setyo Wahono saat memberikan sambutan pada Launching Paket Wisata “Padangan Wonderful Bojonegoro," jelasnya.

Menurutnya, Kecamatan Padangan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata unggulan. Keindahan waduk, kekayaan sejarah, kuliner khas, hingga keramahan masyarakat menjadi modal penting untuk menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Sebagai bentuk inovasi, Pemkab Bojonegoro mengintegrasikan sejumlah destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan wisata yang lebih mudah dipasarkan dan dikenal masyarakat.Panduan Kota & Daerah

Paket wisata “Padangan Wonderful Bojonegoro” menghubungkan lima destinasi utama, yakni Waduk Tirto Agung, Padangan Heritage, Rumah Produksi Ledre, Waduk Ngradin, dan Waduk Sonorejo. Kelima destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga wisata kuliner.

Bupati Setyo Wahono menegaskan keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, pemerintah mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, ekonomi kreatif, masyarakat, dan dunia usaha.

“Kami berharap paket wisata ini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal. Semakin banyak wisatawan yang datang, maka akan semakin besar pula peluang bagi UMKM, pengrajin, pelaku kuliner, penyedia jasa transportasi, pengelola destinasi, hingga masyarakat sekitar untuk memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.

Ia juga menaruh perhatian pada kuliner khas Ledre Padangan yang selama ini menjadi identitas daerah. Menurutnya, keberadaan paket wisata tersebut diharapkan mampu memperluas promosi dan pasar bagi para pelaku usaha ledre sehingga semakin dikenal wisatawan.

Selain itu, Setyo Wahono mengajak seluruh pengelola destinasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat amenitas, serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung agar wisatawan terdorong untuk kembali berkunjung ke Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan daya saing pariwisata melalui pengembangan destinasi, promosi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor ekonomi kreatif. Pengembangan paket wisata terpadu juga diharapkan dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan, meningkatkan belanja wisatawan, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat.Panduan Kota & Daerah

Setyo Wahono berharap “Padangan Wonderful Bojonegoro” dapat menjadi model pengembangan kawasan wisata terpadu yang nantinya bisa direplikasi di kecamatan-kecamatan lain sesuai karakteristik dan potensi masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, mengatakan paket wisata “Padangan Wonderful Bojonegoro” merupakan hasil kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga media.

“Paket wisata ‘Padangan Wonderful Bojonegoro’ merupakan hasil kolaborasi pentahelix berbagai stakeholder. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga paket wisata ini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Elzadeba.

Menurut Elzadeba, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, paket wisata tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [feb/mad]