Reporter: Rizki Nurdiansyah
blokBojonegoro.com – Dengan semangat memperingati Hari Koperasi ke-79, Forum BMT Bintang Sembilan (FBMT-9) menyelenggarakan Pelatihan Manajerial Forum BMT Bintang Sembilan bertema "Konsolidasi, Kepemimpinan dan Inovasi Manajemen di Era Digital" pada 17–18 Juli 2026 di Hotel Dewarna Bojonegoro. Kegiatan ini bekerja sama dengan PT USID Pasuruan sebagai mitra strategis dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia BMT.
Sebanyak 105 peserta yang terdiri dari pengurus, pimpinan, manajer, dan pengelola dari 29 BMT mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari berbagai daerah, yakni Bojonegoro, Tuban, Gresik, Pasuruan, hingga Bawean, menunjukkan kuatnya komitmen jaringan BMT untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan era digital.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Forum BMT Bintang Sembilan, yang menegaskan pentingnya konsolidasi antarlembaga agar BMT semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi pilar ekonomi umat di tengah perubahan zaman. Menurutnya, kolaborasi dan peningkatan kualitas manajerial merupakan kunci keberlanjutan lembaga keuangan syariah berbasis komunitas.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur PT USID Pasuruan, Afif Pratama, yang memaparkan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan organisasi. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar lembaga mampu memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan kompetitif.
Sementara itu, Kabid Koperasi, Ibu Indah Dwi Untari, yang hadir mewakili pemerintah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi fondasi utama bagi koperasi dan BMT untuk tumbuh sehat, profesional, serta mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan. Momentum Hari Koperasi ke-79, menurutnya, menjadi saat yang tepat untuk memperkuat semangat berkoperasi yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong.
Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari Rembug dan Sosialisasi USID, AI untuk Manajer, Manajemen Pengelolaan SDM, Kepemimpinan, Marketing 5.0 bagi Manajer, hingga Business Fundamental Skills. Materi disusun untuk membentuk manajer BMT yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berkembang.
Tidak hanya berisi penyampaian teori, pelatihan juga diwarnai dengan diskusi interaktif, berbagi pengalaman antarpeserta, serta pembahasan berbagai tantangan yang dihadapi BMT di lapangan. Suasana kebersamaan yang terbangun menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga.
Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang dirangkaikan dengan pelatihan ini menjadi simbol bahwa koperasi dan BMT harus terus bergerak maju melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi teknologi, serta penguatan tata kelola organisasi. Dengan bekal tersebut, Forum BMT Bintang Sembilan optimistis seluruh anggotanya mampu menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin profesional, terpercaya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pelatihan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan inovasi demi mewujudkan BMT yang tangguh, modern, serta berdaya saing tinggi di era digital. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published