KKN UNIGORO Petakan Potensi Desa Sumberbendo, dari Mata Air Abadi hingga Jejak Sejarah Airlangga
Survei lapangan Tim KKNTK UNIGORO bersama dosen pembimbing dan perangkat Desa Sumberbendo

Penulis: M. Yudi Saputra

blokBojonegoro.com - Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 8 melaksanakan survei lapangan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Irma Mangar, S.H., M.H., serta perangkat Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan program kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan riil masyarakat desa.

Survei dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki Desa Sumberbendo sebagai dasar perencanaan program kerja yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari hasil pengamatan di Dusun Sumurlo, tim KKN menemukan sumber mata air yang mengalir sepanjang tahun dan menjadi salah satu aset alam berharga bagi desa. Potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain potensi alam, Desa Sumberbendo juga memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang tercermin dari keberadaan Watu Gilang. Situs yang dipercaya sebagai peninggalan masa Airlangga ini masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Tradisi sedekah bumi atau manganan yang rutin dilaksanakan menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap warisan budaya leluhur.

Keunikan Watu Gilang turut menarik perhatian berbagai kalangan, baik dari dalam maupun luar daerah. Bahkan, lokasi tersebut pernah menjadi objek kunjungan dan penelitian oleh sejumlah pihak, termasuk peneliti dari Yogyakarta dan Prancis.

Potensi wisata lain yang menjadi perhatian tim KKN adalah Sendang Wedok. Kawasan yang sarat akan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai destinasi wisata desa. Dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, Sendang Wedok dinilai berpeluang berkembang menjadi salah satu ikon wisata yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Desa Sumberbendo kepada masyarakat yang lebih luas.

Ketua KKN 08, Surya Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan survei memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai potensi sumber daya alam, budaya, sejarah, dan wisata yang dimiliki Desa Sumberbendo.

“Melalui survei ini, kami dapat memahami secara langsung berbagai potensi yang dimiliki desa sehingga dapat menjadi landasan dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Divisi Jurnalis KKN 08, Muhammad Yudi Saputra, menambahkan bahwa hasil survei diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan program kerja yang mampu mendukung pengembangan desa sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan aset desa secara optimal.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbendo menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN 08 dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN dan siap mendukung serta berkolaborasi selama pelaksanaan kegiatan KKN. Semoga program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumberbendo,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN, berbagai potensi yang dimiliki Desa Sumberbendo diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat. [mu]

Ketua Divisi Jurnalis KKN 08Universitas Bojonegoro (UNIGORO)