FGSNI Bojonegoro Minta Bantuan Anggota DPRD Jatim Budiono untuk Perjuangkan Insentif Guru Madrasah
Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Kabupaten Bojonegoro, berkeluh kesah dan "wadul" pada anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Budiono, Minggu (8/3/2026).

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Seratusan perwakilan Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Kabupaten Bojonegoro, berkeluh kesah dan "wadul" pada anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Budiono, Minggu (8/3/2026). 

Keluh kesah dan tuntutan tersebut disampaikan disela-sela kegiatan "Sosialisasi Tolerasi dan Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar golongan" di Hotel Dewarna Jalan Veteran Kota Bojonegoro yang diprakarsai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Budiono, S.Sos., M.AP, dari Dapil XII Bojonegoro-Tuban.

[Baca Juga: FGSNI BOJONEGORO KE PEMKAB BOJONEGORO https://blokbojonegoro.com/2026/02/18/tuntut-kesejahteraan-guru-fgsni-bojonegoro-ke-pemkab-bojonegoro]

Wakil rakyat dari Partai Gerindra tersebut juga berkolaborasi dengan narasumber lain juga Owner Blok Media Group yang sekaligus praktisi komunikasi di Jawa Timur, Muhammad Abdul Qohhar, S.Sos.I., M.Si.

Dalam sambutannya, Ketua FGSNI Bojonegoro Moh. Burhanuddin berterima kasih atas acara yang digelar oleh Pak Budiono, karena forum seperti ini sangat penting dilakukan agar teman-teman dari guru-guru non PNS/ASN dibawah naungan Kemenag bisa terfasilitasi.

"Kami tetap mendesak agar guru swasta di bawah naungan Kemenag, mulai dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA, mendapatkan alokasi insentif atau tambahan penghasilan yang bersumber dari 20 persen anggaran pendidikan APBD Bojonegoro dan Jawa Timur," jelasnya.

Dijelaskan, jika beberapa waktu lalu pihaknya telah audiensi dengan Wakil Bupati Bojonegoro, yang juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Kabag Kesra, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

“Kami mewakili teman-teman guru akan terus mendesak melalui forum-forum resmi berikutnya sampai permohonan dikabulkan. Semoga Pak Budiono bisa ikut menjembatani dengan Bupati Bojonegoro maupun dinas di bawahnya,” tegasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Jawa Timur, Budiono dari Partai Gerinda memberikan apresiasi kepada guru madrasah yang terus memperjuangkan hak-haknya dan secara ikhlas mengajar anak-anak. 

"Kami akan terus berkomunikasi dengan semua pihak, terutama Kepala Kemenag dan Bupati Bojonegoro agar ada titik temu," tegasnya. 

Karena, sesuai janjinya pada waktu lalu, ketika perwakilan FGSNI Bojonegoro ke rumahnya di Kecamatan Trucuk untuk ada pertemuan lanjutan dengan teman-teman guru madrasah. "Alhamdulillah, siang sampai sore hari ini bisa terlaksana dengan lebih banyak guru terlibat," pungkasnya. [feb/mad]