Kontributor: M. Hilmi Masluhan
blokBojonegoro.com – Hari kedua Livoli Divisi Utama 2025 Seri II Reguler putra Rabu, (24/9/2025) berlangsung cukup seru dan meriah. Suasana GOR Utama Bojonegoro juga semakin bergemuruh.
Jam pertama, tepatnya pukul 12.30 WIB, sesama tim yang menelan kekalahan di hari pertama bertemu. Yakni Ganevo Yogyakarta melawan Pasundan. Hasilnya Ganevo menang telak 3-0 (25-21, 25-22, 25-17).
[Baca Juga: INDOMARET VS SURABAYA SAMATOR 3-0 https://blokbojonegoro.com/2025/09/24/seru-indomaret-kalahkan-surabaya-samator-3-0/]
Giliran jam kedua, pukul 15.30 WIB, TNI AU Electric menang dengan skor telak 3-0 (29-27, 29-27, 25-22) atas Ganesa Bumikarta. Sigit Ardian, Muhamad Melgis Nuralam dan Ahmad Dwi Setiangga benar-benar menghancurkan barisan pertahanan Ganesa.
Padahal, Ganeksa Bumikarta juga mengimbangi dengan tim andalannya, Ersa Andhika Setyawan (Setter)Yuda Wahyu Surya Pratama (Opposite), Abdurrachman Sidik (Libero), Amin Kurna Sandi Akbar dan Aditya Dwi Ramadhani (Outside Hitter), serta Elvin Fajar Baruna (Middle Blocker).
Jam terakhir, pukul 18.30 WIB malam, suasana GOR Utama Bojonegoro di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander semakin riuh oleh penonton. Indomaret menjamu Surabaya Samator benar-benar ditunggu banyak penggemar bola voli.
Indomaret yang menurunkan tim andalannya dengan Marcelio Bintang Saputra dan Farid Daffa’ Musthofa sebagai outside hitter, middle blocker Kristoforus Sina, setter Alfin Daniel Pratama, Dimas Saputra Pratama di posisi opposite dan libero Fahreza Rakha Abhinaya.
Sedangkan Surabaya Samator tidak kalah mentereng dengan anak-anak muda potensial, sebut saja Aldino Farrel Setyawan (Setter), M. Rampu Bentar Kinantaka (Middle Blocker), Hendrik Agel Kurniasandi (Libero), I Ketut Yudi Aditya Riski dan Krisna (Outside Hitter), serta bintang mereka Rama Fazza Fauzan (Opposite).
Hasilnya, Indomaret yang didominasi pemain-pemain berpengalaman di Proliga menggilas anak-anak muda Surabaya Samator 3-0 (26-24, 25-16, 25-23). [han/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published