Selama Pandemi Penjualan Es Puter Legendaris Stabil

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pandemi Covid-19 membuat perekonomian bahkan seluruh dunia terdampak secara signifikan. Alhasil, banyak perusahaan maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melakukan efisiensi dengan pengurangan gaji hingga memutuskan untuk Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Namun hal ini berbeda, dengan produksi penjualan es puter legendaris asal Kelurahan Klangon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro selama wabah Covid-19 menyebar.

Es puter legendaris yang telah berproduksi sejak tahun 1980-an ini, setiap harinya memproduksi hingga empat gerobak.

"Selama pandemi tidak berpengaruh sama sekali terhadap produksi penjualan es puter," ungkap Kastari.

Meski demikian ia mengaku, dalam satu hari mampu menghabiskan 10 kilogram garam kasar untuk membantu proses produksi pembuatan es putar.

Terkait penjualannya sendiri, usai memproduksi es puter ia berkeliling menjajakan di sekitar Desa Sumberrejo Kentong, Kecamatan Trucuk.

Meski pandemi, dalam satu hari penjualan es puter legendaris seharga Rp2.000 ini masih terpantau stabil atau mencapai Rp500.000 omzet kotornya.

"Omzet terpantau stabil Rp500.000 per hari," pungkasnya. [liz/mu]