Reporter: M.Yazid, Joel Joko
blokBojonegoro.com – Meninggalnya Mohamad Dikron (45) guru madrasah asal Desa Kauman, RT.01/RW.01 Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (5/9/2017) sore, membuat banyak koleganya kehilangan. Sebab, Dikron, sapaan karib almarhum dikenal sosok yang mudah bergaul.
Baca juga [MasyaAllah, 3 Jenazah Disalati Bersama]
Mengawali karier guru di MTS Madinatul Ulum yang berada dibawah naungan Yayasan Bina Manfaat (Yabima), Dikron termasuk beruntung. Sebab, ia pernah menjabat sebagi kepala sekolah.
“Sejak Yabima pertama berdiri, Kang Dikron sudah mengajar disini,” kata Sekretaris Yabima, Abdulloh Umar, kepada blokBojonegoro.com.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro itu menambahkan, saat ada rekrutment CPNS guru, Kang Dikron ternyata bernasib baik. Ia diterima dan ditempatkan mengajar di MAN Baureno (MAN 4 Bojonegoro) yang masih satu kompleks dengan Yabima.
“Keluarga besar Yabima sangat kehilangan tauladan dan guru untuk semua,” tambahnya.
Menurut Umar, cukup mudah berkomunikasi dengan Kang Dikron. Sebab, selain suka bergaul, ia termasuk bisa menjadi oranh tua. Tidak jarang ia menjadi penengah saat ada miss communications antar guru.
“Semoga Kang Dikron diterima disisiNya beserta istri dan anaknya. Kita semua berduka,” pungkasnya. [zid/oel/mu]
*Foto korban semasa hidup
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published