Pemkab Kucurkan Dana Bansos Rp25 Miliar
Selasa, 08 Januari 2013 12:00:08 Pemkab Kucurkan Dana Bansos Rp25 Miliar

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tahun 2013 mengucurkan Rp25 miliar untuk bantuan sosial (bansos). Bansos yang diberikan untuk berbagai kepentingan masyarakat melalui organisasi sosial seperti Dewan Pendidikan, panitia pembangunan tempat ibadah, dan lainnya.

Sekkab Bojonegoro, Soehadi Moeljono menampik terkait tudingan DPRD terkait penyetopan dana pembangunan ibadah. Tahun ini pemkab memang tidak menggunakan istilah Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas), melainkan dalam bentuk program bantuan sosial (bansos). Sekkab juga menyebutkan pembangunan rumah ibadah mendapat anggaran cukup besar hingga Rp2,5 miliar.

"Cuma beda istilah saja, tahun ini pembangunan tempat ibadah akan menggunakn dana bansos," ungkapnya.

Dijelaskan, pengalaman Pemkab Bojonegoro beberapa tahun terakhir menyebutkan, bahwa jika bantuan untuk pembangunan rumah ibadah itu diberikan sedikit-sedikit, maka dipastikan bangunan tidak akan rampung dan saat ada bantuan lagi bangunan yang sudah dibangun itu mulai rusak.

“Apalagi aturan sekarang tidak boleh memberikan secara terus menerus ,” katanya.

Sementara itu terhadap bansos yang diberikan itu, Sekkab berpesan kepada penerima bansos agar apa yang sudah diterima bisa dari Pemkab Bojonegoro nantinya bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan tidak diselewengkan untuk kepentingan lain-lain apalagi untuk kepentingan pribadi.

Sebelumnya, Ketua Komisi A ,Agus Susanto Rismanto menuding Pemkab Bojonegoro justru berencana melarang penganggaran tempat ibadah. Agus menyebut, tidak dianggarkannya dana Jasmas karena ada kecurigaan bahwa dana tersebut akan dikorupsi oleh penerima atau orang yang menyalurkan bantuan.

"Sebenarnya saya tidak sepakat dengan hal itu," kata pria yang akrab disapa Gus Ris ini.

Karena sesuai komitmen negara sebagaimana tertuang dalam pasal 29 UUD 1945 menyebutkan bahwa negara harus memfasilitasi kehidupan beragama. Bahkan, ia mengatakan apabila Pemkab tetap melarang penganggaran ini, maka dinilai sama dengan negara komunis.[oel/ang]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Kamis, 24 Juli 2014 04:01:21 Festival Oklik di Bojonegoro
    Berbagai tampilan unik disajikan peserta Festival Oklik di Kabupaten Bojonegoro. Tampak pejuang Hamas membawa kentongan dan berdoa untuk warga jalur Gaza.
    Redaksi
    Kamis, 26 Juni 2014 17:00:27 Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga
    Hari ini, Kamis (26/6/2014), blokBojonegoro Media (www.blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) tepat berusia tiga tahun.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 27 Juli 2014 23:30:13 Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng
    Ada banyak cara yang dilakukan untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Salah satunya seperti yang dilakukan warga di Dukuh Sanggrahan, Desa Sekaran, Kecamatan Balen. Para remaja langgar Al-Azhar mengadakan acara bakar sate (nyate) bersama di malam takbiran.
    Info Tabloid bB
    Kamis, 05 Juni 2014 10:06:41 Edisi Migas di Juni 2014
    Jelang masa produksi puncak minyak dan gas bumi (Migas) Blok Cepu, ternyata masih menyisakan sejumlah polemik mengenai pembebasan lahan. Dengan tema rubrik Investigasi "Sengketa Lahan Migas" redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin mengetengahkan liputan ekslusif mengenai perjalanan proses pembebasan lahan. ...