Penyertaan Modal Ke Bank Jatim Ilegal?
Selasa, 05 Juni 2012 16:30:13 Penyertaan Modal Ke Bank Jatim Ilegal?

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Dalam pembahasan internal panitia kerja (Panja) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK di DPRD Bojonegoro cukup menarik. Sebab, kalangan dewan menyoroti masalah penyertaan modal Pemkab Bojonegoro di Bank Jatim yang dinilai ilegal.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, Selasa (5/6/2012) menjelaskan, Pemkab Bojonegoro telah terhitung menyertakan modal ke Bank Jatim sebanyak empat kali. Pertama senilai Rp1 miliar sebelum tahun 2011, namun pihak-pihak terkait kurang mengetahui kapan pasti waktunya.

Setelah itu dilanjutkan dengan setoran Rp5 miliar pada Maret 2011. Ketiga senilai Rp19 miliar pada September 2011 dengan acuan regulasi Perda Nomor 11 Tahun 2011. Dan terakhir senilai Rp20 miliar pada Maret 2012, namun melalui surat Bupati meminta tambah hingga totalnya Rp47 miliar.

Tudingan adanya pengelolaan anggaran secara ilegal muncul karena pada penyertaan modal Rp5 miliar dan Rp47 miliar dinilai tidak berlandaskan regulasi yang jelas. Apalagi untuk tahun 2012, revisi Perda Nomor 11 Tahun 2011 baru diajukan ke Badan Legislasi (Banleg) DPRD Bojonegoro Mei lalu.

"Karena tidak ada landasan hukumnya, maka hal ini menjadi ilegal dan kurang berdasar. Tepatnya Rp5 miliar yang hanya Perbup dan tambahan Rp27 miliar. Sehingga total yang dipertanyakan Rp32 miliar," ujar Ketua Komisi A DPRD, Agus Susanto Rismanto yang juga termasuk dalam Panja LHP BPK.

Dikatakan, jika ingin menyertakan modal ke Bank Jatim, maka seharusnya aturan dibuat dahulu sebagai acuan. Baru melakukan transfer maupun setoran.

"Yang menjadi masalah ilegal atau tidak, dana sudah disetor ke Bank Jatim terlebih dahulu, baru dibuatkan aturan. Jelas itu tidak benar. Makanya di Panja ramai tadi mempersoalkan," sambung politisi dari PNBK Indonesia itu.

Panja LHP BPK DPRD Bojonegoro tidak mempermasalahkan keberadaan penyertaan modal yang Rp19 miliar dan Rp20 miliar sesuai di Perda. Sebab, pada saat itu telah ada regulasinya. Tetapi yang Rp5 miliar dan Rp27 miliar tambahan sangat janggal.

Kabarnya, keberanian Pemkab Bojonegoro itu ditengarai setelah adanya surat rekomendasi dari unsur Pimpinan DPRD Bojonegoro. Tetapi, selama ini ada beberapa item yang tidak dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro. [ana/mad]  

ilustrasi foto: net

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Senin, 27 Juni 2016 21:00:23 Syukuran Hari Jadi yang Sederhana Syukuran Hari Jadi yang Sederhana
    Dirangkai dengan buka bersama redaksi, seluruh Crew blokBojonegoro Media memperingati ulang tahun ke 5 dengan sederhana, Senin (27/6/2016) sore. Kegiatan berlangsung di Taste Bite Fave Hotel, Jalan Panglima Sudirman, Kota Bojonegoro.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Senin, 13 Juni 2016 16:30:00 Kartar Desa Jampet Gelar Bazar Ramadan Kartar Desa Jampet Gelar Bazar Ramadan
    Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan, juga bulan penuh berkah. Maka dari itu, Karang Taruna (Kartar) 'Setya Karya' Desa Jampet menyambut bulan suci Ramadan dengan progam 'Bazar Ramadan dan Santunan idul fitri anak yatim'.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...